Bentuk Dasar Reksa Dana

Berdasarkan bentuk, Reksa Dana dapat digolongkan dalam dua golongan yaitu Reksa Dana Perusahaan (Company Funds), yaitu Reksa Dana berbentuk suatu perusahaan yang mempunyai kegiatan usaha mengelola portofolio efek. Investor yang tertarik berinvestasi pada Reksa Dana tersebut dapat membeli saham yang dikeluarkan perusahaan tersebut.

Golongan lain adalah Reksa Dana Kontrak Investasi Kolektif (Collective-Investment-Contract Funds), yaitu Reksa Dana yang dibentuk berdasarkan suatu kontrak investasi kolektif (KIK) antara Manajer Investasi dan Bank Kustodian. Investor yang tertarik berinvestasi pada Reksa Dana tersebut dapat membeli unit penyertaan yang dikeluarkan Reksa Dana tersebut.

 Reksa Dana juga dapat dibedakan berdasarkan kewajiban Reksa Dana tersebut berkaitan dengan unit penyertaan/saham yang telah dijualnya, yaitu Reksa Dana Tertutup (Close-End Funds) yang menerbitkan saham/unit penyertaan dan menjualnya kepada investor namun tidak memiliki kewajiban untuk membeli saham/unit penyertaan yang telah dijualnya. Investor hanya dapat menarik investasinya dengan cara menjual/mengalihkan saham/unit penyertaan yang dimilikinya kepada investor lain yang berminat.

 Reksa Dana Terbuka (Open-End Funds) merupakan Reksa Dana yang menerbitkan saham/unit penyertaan dan menjualnya kepada investor dan memiliki kewajiban untuk membeli kembali saham/unit penyertaan yang telah dijualnya yang melakukan investasi dalam Efek Bersifat Ekuitas dan Efek bersifat utang dengan komposisi berbeda dengan tiga reksadana yang telah disebutkan terdahulu. Lebih lanjut Reksa Dana Saham dapat dibagi-bagi berdasarkan strategi investasinya, yaitu antara lain Aggressive-Growth Funds dengan portofolio investasi terutama pada saham perusahaan-perusahaan baru yang mempunyai potensi pertumbuhan sangat tinggi, walaupun bersifat spekulatif dengan resiko yang sangat tinggi dan memperoleh pendapatan bersumber pada kenaikan harga saham (Capital Gain) yang tinggi, walaupun dengan fluktuasi harga yang juga tinggi, Growth Funds dengan portofolio investasi pada saham perusahaan-perusahaan yang telah, dan diperkirakan akan terus mampu untuk tumbuh diatas rata-rata industri dan memperoleh pendapatan bersumber pada kenaikan harga saham (Capital Gain) yang optimal dengan memperhatikan tingkat resiko yang ada, Growth-Income Funds yaitu Reksa Dana dengan portofolio investasi pada perusahaan-perusahaan yang tumbuh sedikit dibawah rata-rata dan memiliki sejarah pembayaran dividen yang baik, dan memperoleh pendapatan bersumber pada potensi kenaikan harga (Capital Gain) dan pembayaran dividen, Value-Income Funds dengan portofolio investasi pada perusahaan-perusahaan yang memiliki sejarah pembayaran dividen yang sangat baik, dan mempunyai pendapatan bersumber dari penerimaan deviden.

Reksa Dana Saham dapat juga dibagi-bagi berdasarkan nilai kapitalisasi pasar portofolionya, yaitu Big-Capitalization Stock Funds dengan portofolio pada saham-saham perusahaan dengan nilai kapitalisasi pasar yang besar, Medium- Capitalization Stock Funds dengan portofolio pada saham-saham perusahaan dengan nilai kapitalisasi pasar yang menengah, Small-Capitalization Stock Funds dengan portofolio pada saham-saham perusahaan dengan nilai kapitalisasi pasar yang kecil, bahkan beberapa kalangan menambahkan satu kategori tambahan yaitu Micro- Capitalization Funds dengan portofolio pada saham-saham perusahaan dengan nilai kapitalisasi pasar yang sangat kecil.

Salah satu jenis Reksa Dana lain yang berkaitan erat dengan saham adalah Reksa Dana Indek Saham (Stock-Market-Index Funds), yaitu Reksa Dana yang melakukan investasi pada portofolio dengan alokasi dan pemilihan saham sesuai, atau paling tidak berusaha menyamai pembobotan dan saham yang digunakan untuk menyusun indeks saham tertentu. Sesuai dengan peraturan Bapepam, suatu Reksa Dana dapat digolongkan sebagai Reksa Dana Indek Saham jika memenuhi 3 persyaratan, yaitu :

 

  • Sekurang-kurangnya 80% dari nilai aktiva bersih Reksa Dana tersebut wajib diinvestasikan pada efek yangmerupakan bagian dari kumpulan efek penyusun Indeks saham tersebut.
  • Investasi dilakukan dengan jenis efek-efek yang sekurang-kurangnya merupakan 80% dari keseluruhan saham penyusun indeks
  • Komposisi setiap saham sekurang-kurangnya 80% dan sebanyak-banyaknya 120% dari pembobotan saham tersebut dalam perhitungan indeks

Seperti Saham, Reksa Dana Obligasi juga dapat dibagi berdasarkan strategi investasi, yaitu High-Yield Bond Funds dengan sebagian besar portofolio investasi pada obligasi-obligasi dengan tingkat bunga yang sangat tinggi, walaupun peringkat obligasi tersebut berada dibawah Investment Grade (obligasi dengan peringkat dibawah BBB (triple B)), atau bahkan obligasi-obligasi yang mempunyai potensi default yang tinggi (Junk Bond). High-Quality Bond Funds dengan sebagian besar portofolio investasi pada obligasi-obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan-perusahaan mapan dengan peringkat yang sangat baik, yaitu minimal A (Single A) walaupun hanya menawarkan tingkat suku bunga sesuai dengan rata-rata.

Reksa Dana Obligasi dapat juga dibagi berdasarkan waktu jatuh tempo portofolionya, yaitu Long-Term Bond Funds dengan sebagian besar portofolio investasi pada obligasi-obligasi yang mempunyai jangka waktu jatuh tempo yang panjang, yaitu diatas lima tahun, Medium-Term Bond Funds yang sebagian besar portofolio investasinya pada obligasi-obligasi yang mempunyai jangka waktu jatuh tempo menengah, yaitu antara dua sampai lima tahun dan Short-Term Bond Funds yang sebagian besar portofolio investasinya pada obligasi-obligasi yang mempunyai jangka waktu jatuh tempo yang pendek, yaitu dibawah dua tahun.

Berdasarkan jenis emiten, Reksa Dana Obligasi dapat dibagi-bagi antara lain Government-Bond Funds yang sebagian besar portofolio investasinya terdiri dari obligasi-obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah atau lembaga-lembaga pemerintah, atau Municipal-Bond Funds yang sebagian besar portofolio investasinya terdiri dari obligasi-obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah daerah, atau area tertentu dalam suatu Negara atau Corporate-Bond Funds yang sebagian besar portofolio investasinya terdiri dari obligasi-obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan-perusahaan. Reksa Dana obligasi tertentu membatasi investasinya hanya pada jenis-jenis obligasi tertentu, seperti Zero-Coupon Funds yang hanya melakukan investasi pada Zero-Coupon Bonds, atau Unsecured-Bond Funds yang hanya melakukan investasi pada obligasi-obligasi yang diterbitkan tanpa jaminan. Reksa Dana Sektoral (Sector Funds) adalah Reksa Dana yang sebagian besar portofolio investasinya terdiri dari efekefek yang diterbitkan oleh perusahaan-perusahaan yang bergerak pada sektor industri tertentu, misalnya Consumer Goods Funds yang melakukan investasi hanya pada perusahaaan–perusahaan yang bergerak pada Industri Consumer

Goods, Precious Metal Funds yang melakukan investasi hanya pada perusahaan-perusahaan yang menambang barangbarang berharga seperti emas, platinum dan berlian atau Agro Funds yang hanya melakukan investasi pada efek perusahaan-perusahaan agribisnis.

Reksa Dana dapat dibagi berdasarkan area asal efek, seperti Global Funds yang menanamkan investasinya pada efekefek yang diterbitkan oleh perusahaan yang mempunyai kegiatan usaha, atau berkantor pusat atau pemerintahan pada sebagian besar negara-negara di dunia, termasuk negara tempat Reksa Dana tersebut diterbitkan, Foreign Funds yang menanamkan investasinya pada efek-efek yang diterbitkan oleh perusahaan yang mempunyai kegiatan usaha, atau berkantor pusat atau pemerintahan pada sebagian besar negara-negara di dunia, kecuali negara tempat Reksa Dana tersebut diterbitkan, Specific-Region/Country Funds yang menanamkan investasinya pada efek-efek yang diterbitkan oleh perusahaan yang mempunyai kegiatan usaha, atau berkantor pusat atau pemerintahan pada area tertentu atau negara tertentu di dunia, misalnya Asia Pasifik, Eropa, Amerika Utara, atau negara-negara tertentu seperti Jepang, Cina, atau USA, Domestic Funds yang menanamkan investasinya pada efek-efek yang diterbitkan oleh perusahaan atau pemerintahan pada negara tempat Reksa Dana tersebut diterbitkan, Spesific-Area/Province Funds yang menanamkan investasinya pada efek-efek yang diterbitkan oleh perusahaan yang mempunyai kegiatan usaha, atau berkantor pusat atau pemerintahan daerah pada area atau propinsi tertentu pada negara tempat Reksa Dana tersebut diterbitkan, misalnya Reksa Dana Sumatra, atau Reksa Dana Riau, Established-Market Funds yang menanamkan investasinya pada efek-efek yang diperdagangkan pada bursa-bursa efek negara-negara maju, atau Emerging-Market Funds yang menanamkan investasinya hanya pada efek-efek yang diperdagangkan pada bursa-bursa efek negara-negara berkembang.

Hedge Funds adalah Reksa Dana yang melakukan investasi pada efek disertai dengan pembelian derivatif atas efek tersebut untuk mencapai tujuan tertentu. Hedge Funds terdiri dari tiga jenis, yaitu Long Strategy Hedge Funds yang melakukan pembelian efek-efek yang berpotensi untuk mengalami kenaikan harga secara signifikan disertai dengan pembelian derivative atas efek-efek tersebut untuk melindungi/membatasi nilai kerugian jika harga efek yang dibeli mengalami penurunan harga, Neutral Strategy Hedge Funds yang melakukan pembelian efek-efek yang berpotensi membayar dividen dalam jumlah besar disertai dengan pembelian derivatif atas efek-efek tersebut untuk melindungi/membatasi pengaruh kenaikan/penurunan harga efek terhadap pendapatan Reksa Dana dan Short Strategy Hedge Funds yang melakukan penjualan efek yang belum dimiliki (short sales) atas efek-efek yang mempunyai potensi untuk mengalami penurunan harga secara signifikan disertai dengan pembelian derivative atas efek-efek tersebut untuk melindungi/membatasi nilai kerugian jika harga efek yang dibeli mengalami penaikan harga. Fund of Funds atau sering juga disebut Multifund adalah Reksa Dana yang melakukan investasi dengan melakukan pembelian unit penyertaan atau saham dari Reksa Dana-Reksa Dana lain.

 

Referensi:
http://www.bapepam.go.id/reksadana/files/edukasi/Pratama_Capital_Assets_Management_Djoni_Gunawan.pdf